PRODUK MOBIL TOYOTA SURABAYA TERMURAH

TERIMA KASIH atas kunjungan Anda.
Di www.hargatoyotasurabaya.com
Semoga blog ini bisa menjadi media informasi, serta bahan referensi Anda dalam membeli MOBIL TOYOTA BARU. Partisipasi dan peran serta Anda, penting untuk perkembangan blog ini.

kami akan berusaha memberikan yang terbaik buat anda semua, HARGA TERMURAH, PROMO TERMURAH, KREDIT TERMURAH,BUNGA KOMPETITIF, CASH BACK GEDE, BANYAK BONUS,KAMI HADIR MEMANG BUAT ANDA...Pastikan Bapak/ibu membeli mobil Toyota hanya dengan RUDDY ARGO TOYOTA, Dapatkan harga dan discount special serta pelayanan yang luarr biasa , Buktikan segera !! Segala urusan toyota Bapak/Ibu akan lebih mudah, mulai dari proses pembelian mobil, pembelian spare part, bahkan service :).....kami berharap semua bisa sukses. amin

akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih atas keputusan anda untuk mengunjungi blog kami. dan mohon maaf bila ada kesalahan
salam sukses,

RUDDY ARGO
031.7071.7733 / 081.731.5570 / 081.259.124.288

DAPATKAN PENAWARAN SANGAT ISTIMEWA,BELI MOBIL TANPA RIBET DENGAN SYSTEM YANG TRANSPARAN HANYA DI PT LIEK MOTOR###..BISA LUAR KOTA

Rabu, 26 September 2012

TOYOTA AGYA


TOYOTA AGYA
MobilMurah 460x306 Regulasi Mobil Murah Terbit Akhir 2012 
 MOBIL MURAH — Regulasi Low Cost and Green Car (LCGC) atau Mobil Murah & Ramah Lingkungan dikabarkan akan terbit pada akhir 2012. Dengan kehadiran regulasi ini mobil-mobil dengan persyaratan khusus akan mendapat insentif pajak.
Toyota dan Daihatsu telah menampilkan Agya dan Ayla sebagai kandidat yang akan masuk dalam persyaratan LCGC. Kedua mobil tersebut saat ini menghiasai Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di JIExpo Kemayoran hingga 30 September.
Dengan konsep LCG maka Toyota Agya dan Daihatsu Ayla bakal memiliki harga yang terjangkau di bawah Rp 110 juta. Persyaratan untuk LCGC adalah diproduksi di Indonesia, kapasitas mesin di bawah 1,2-liter, konsumsi BBM maksimal 22 km/liter, memiliki kandungan komponen lokal hingga 80 persen.
“Kandungan lokal akan dilakukan secara bertahap. Tahun pertama kami tetapkan di level 40 persen dulu supaya model bisa dipasarkan ke ASEAN tanpa dikenai pajak,” papar Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar