PRODUK MOBIL TOYOTA SURABAYA TERMURAH

TERIMA KASIH atas kunjungan Anda.
Di www.hargatoyotasurabaya.com
Semoga blog ini bisa menjadi media informasi, serta bahan referensi Anda dalam membeli MOBIL TOYOTA BARU. Partisipasi dan peran serta Anda, penting untuk perkembangan blog ini.

kami akan berusaha memberikan yang terbaik buat anda semua, HARGA TERMURAH, PROMO TERMURAH, KREDIT TERMURAH,BUNGA KOMPETITIF, CASH BACK GEDE, BANYAK BONUS,KAMI HADIR MEMANG BUAT ANDA...Pastikan Bapak/ibu membeli mobil Toyota hanya dengan RUDDY ARGO TOYOTA, Dapatkan harga dan discount special serta pelayanan yang luarr biasa , Buktikan segera !! Segala urusan toyota Bapak/Ibu akan lebih mudah, mulai dari proses pembelian mobil, pembelian spare part, bahkan service :).....kami berharap semua bisa sukses. amin

akhir kata kami mengucapkan banyak terima kasih atas keputusan anda untuk mengunjungi blog kami. dan mohon maaf bila ada kesalahan
salam sukses,

RUDDY ARGO
031.7071.7733 / 081.731.5570 / 081.259.124.288

Yang lebih mahal banyak yang paling murah hanya di PT LIEK MOTOR CAB. WALIKOTA MUSTAJAB. ,BUKTIKAN BELI MOBIL TANPA RIBET DENGAN SYSTEM YANG TRANSPARAN HANYA DI PT LIEK MOTOR###..BISA LUAR KOTA

Selasa, 01 Januari 2013

INDUSTRI OTOMOTIF



INDUSTRI OTOMOTIF 2012
catatan otomotif 2012 460x306 Catatan Otomotif Akhir Tahun 2012
JAKARTA (DP) – Sepanjang 2012 industri otomotif benar-benar menikmati surga pasar Indonesia, termasuk Joko Widodo yang menggunakan Esemka sebagai kendaraan untuk memuluskannya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Hingga tutup tahun , total penjualan kendaraan bermotor (roda-4 atau lebih, dan roda-2) baru dipercaya melebihi 8 juta unit.
Tahun ini untuk pertama kalinya total penjualan kendaraan roda-4 (mobil) atau lebih tembus 1 juta unit. Sementara total penjualan kendaraan roda-2 (sepeda motor) melampaui 7 juta unit. Perlu diketahui angka-angka tersebut merupakan penjualan anggota-anggota Gaikindo (Gabungan Industri Otomotif Indonesia) dan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), dan tidak termasuk penjualan kendaraan dari para Importir Umum (IU).
Besarnya populasi, sehatnya perekonomian nasional, murahnya harga bahan-bakar minyak (BBM) dan lain-lain berkorelasi positif terhadap penjualan kendaraan bermotor. Di sisi lain semakin menguatnya masyarakat kelas menengah (middle class) di Indonesia memicu pembelanjaan kendaraan bermotor, pula.
Pusat perhatian dan pembicaraan banyak orang dan media pada 2012 adalah proyek LCGC (Low Cost & Green Car) atau Mobil Murah & Ramah Lingkungan, yang regulasinya belum dikeluarkan oleh Pemerintah. Mobil-mobil yang masuk dalam kategori LCGC dipercaya akan dilepas dengan harga murah (di bawah Rp 100 juta).
Setiap mobil LCGC harus dirakit/diproduksi di Indonesia, menggunakan lebih dari 80% komponen lokal, konsumsi BBM-nya 22 km/liter. Mobil-mobil tersebut akan mendapat insentif dari Pemerintah sehingga harganya akan lebih terjangkau (murah). Proyek ini meniru apa yang telah diterapkan oleh Thailand sejak beberapa tahun lalu.
Sejumlah perusahaan otomotif dari Jepang dan non-Jepang tertarik untuk memproduksi dan menjual mobil LCGC di Indonesia. Nissan, misalnya, akan menghidupkan kembali Datsun di Indonesia dan beberapa negara yang sedang tumbuh lainnya seperti India. CEO Nissan Carlos Ghosn sendiri yang secara khusus langsung mengumumkannya  di Jakarta, Maret 2012. Penjualannya akan dimulai pada 2014.
Toyota, Daihatsu, dan PT Astra International, bahkan telah mengumumkan dua mobil, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, di Indonesian International Motor Show 2012. Kedua mobil hasil kolaborasi mereka akan dipasarkan pada 2013. Saat ini ketiga institusi berharap regulasi LCGC dikeluarkan oleh Pemerintah secepatnya sehingga Ayla dan Agya akan mendapat insentif.
Tahun ini pasar otomotif dihiasi pula dengan hadirnya Tata Motors Indonesia yang membawa mobil mikro dan murah Tata Nano, dan jajaran kendaraan komersial. Tata menawarkan mobil-mobil  dengan energi alternatif, CNG, yang ramah lingkungan. Tahun depan Tata akan memulai penjualan produk-produknya.
Kita dikejutkan pula dengan penunjukkan PT Grandauto Dinamika oleh Jaguar Land Rover sebagai importir resmi Land Rover menggantikan PT Java Motors. Secara efektif penggantian ini mulai berlaku pada awal 2013. PT Java Motor sendiri telah menjadi importir resmi LR sejak 5 dekade silam.
Dari industri sepeda motor, para produsen telah memperkenalkan produk-produk bermesin injeksi yang lebih hemat BBM dan ramah lingkungan. Sementara persaingan antara Honda dan Yamaha masih kental, setidaknya itu terlihat dari peluncuran Honda CB150R StreetFire dan New Yamaha V-ixion. Kenaikan Uang Muka kredit sepeda motor pun sempat mengganggu penjualan.
Beberapa merek sepeda motor besar seperti KTM, Victory, meneguhkan eksistensi mereka via Jakarta Motorcycle Show 2012. Penjualan sepeda motor Indonesia akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang, meski proyek LCGC diyakini akan ‘menyulap’ pesepeda motor menjadi pemobil. Pada tahun depan akan ada beberapa sepeda motor sport yang lebih terjangkau harganya.
Majunya industri otomotif tidak selalu berdampak positif. Polusi, pemborosan dan subsidi BBM, kemacetan, limbah, adalah sisi negatif dari industri otomotif.
Setiap mobil LCGC, contohnya, memang hanya mengonsumsi BBM sebanyak 22 km/liter, namun dengan harga yang lebih terjangkau dan menguatnya masyarakat kelas menengah, Anda bisa bayangkan populasinya akan meledak. Dengan begitu akan memperparah kemacetan dan kesemrawutan di jalan raya dan jebolnya kantong Pemerintah karena untuk menyubsidi BBM.  Dan pastinya polusi pun bertambah.
Pemerintah mempunyai banyak Pekerjaan Rumah (PR) seperti menyediakan sistem transportasi massal, infrastruktur, yang lebih baik di masa depan. Ide pelarangan penjualan BBM bersubsidi (Premium dan Solar)  di Jakarta, yang dicetuskan Basuki T Purnama, Wagub DKI Jakarta, ada baiknya, namun harus distudi komprehensif lebih dahulu.
Pelarangan mobil-mobil pejabat meminum BBM bersubsidi dimulai pada tahun ini. Menurut saya, ini tidak berdampak besar. Seharusnya mobil-mobil pribadi yang berjumlah jauh lebih banyak tidak mengonsumsi BBM bersubsidi.
Kenaikan harga BBM bersubsidi secara berkala sepertinya tidak bisa kita hindari pada tahun depan. Beberapa petinggi Agen Pemegang Merek (APM) mobil menyatakan persetujuannya untuk itu. Diprediksi dampaknya terhadap penjualan hanya akan terjadi sekitar 3-4 bulan dan tidak berlarut-larut.
Oiya, satu lagi, mobil listrik. ‘Nafsu’ Dahlan Iskan, Menteri BUMN, terhadap mobil listrik patut diberi penghargaan. Namun, secara pribadi saya melihat ada agenda pribadi di balik ini, mungkin saja saya salah. Seharusnya, Kementerian Perindustrian, BPPT, atau Kementerian KLH-lah yang lebih ‘berhak’ mendalami dan melahirkan mobil listrik.
Sejauh pengetahuan saya, dalam mengembangkan satu mobil dibutuhkan banyak riset hingga masuk jalur produksi. Sejumlah pengujian seperti uji benturan wajib dilakukan oleh setiap produsen sebelum dipasarkan ke publik – itu pun masih banyak mobil meraih hasil mengecewakan setelah diuji oleh lembaga independen seperti EuroNCAP, JNCAP. Entahlah, apakah sejumlah riset dan pengujian telah dilakukan oleh Esemka dan produsen mobil listrik kesayangan Dahlan.
Mungkin Dahlan Iskan akan membentuk sebuah BUMN khusus menangani otomotif seperti Proton – yang sekarang tidak lagi dimiliki Pemerintah karena tidak kuat menghadapi persaingan global. Saya melihat tidak adanya koordinasi di antara instansi-instansi Pemerintah, dengan bahasa lain masing-masing memiliki kepentingan.
Terlepas dari itu semua, kita harus mendukung industri otomotif yang dimotori oleh bangsa Indonesia selama semua rangkaian riset dan pengujian ilmiah dan profesional dilakukan sebelum dipasarkan. Bukan yang dilahirkan karena kepentingan politik pribadi atau segelintir golongan, atau gengsi belaka.
Semoga di tahun-tahun mendatang Indonesia semakin baik. Selamat tahun baru 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar